Loading color scheme

Kepulauan Togean, Primadona Surga Bawah Laut Sulawesi Tengah
Dilihat: 4454

Mendengar kata ‘taman bawah laut’ tentu akan membawa pikiran anda menuju pulau Wakatobi di Sulawesi Tenggara, Bunaken ataupun Pulau Raja Ampat di Papua. Namun, pernahkah anda mendengar keindahan taman bawah laut yang berada di Kepulauan Togean? Meskipun belum sepopuler Wakatobi atau Raja Ampat, Kepulauan yang terletak di

tengah Teluk Tomini – Sulawesi Tengah ini menyimpan keindahan bawah laut yang menakjubkan. Selain taman bawah lautnya yang indah, Kepulauan Togean menjadi salah satu daerah bermukimnya masyarakat Suku Bajo yang sebagian besar hidupannya banyak dilakukan di atas laut serta di kenal sebagai penyelam yang handal. Tak heran jika Kepulauan Togean menjadi salah satu dari 29 destinasi Pariwisata unggulan Nasional karena kaya akan potensi pariwisata bahari (taman bawah laut) serta budaya masyarakat lokal.

Di tahun 2019, Kepulauan Togean bahkan dinobatkan sebagai salah satu Cagar Biosfer Dunia UNESCO sehingga layak menjadi laboratorium terbuka untuk pengembangan dan inovasi ilmiah sekaligus sebagai tempat yang bisa menghubungkan kehidupan antara manusia dan alam. Kepulauan Togean memiliki hamparan pulau-pulau besar dan kecil (6 pulau besar dan sekitar 60 pulau kecil) dan menjadi salah satu primadona pariwisata Sulawesi Tengah yang memiliki berbagai keindahan seperti coral tropis (seafan, soft, coral, sea sponge) dalam berbagai ukuran serta berbagai jenis spesies ikan hias, kepiting kenari dan hutan bakau.

Alam bawah Laut Togean merupakan surga bagi wisatawan yang gemar melakukan aktivitas fishing, sailing, snorkeling dan diving yang dapat di lakukan sepanjang tahun. Kepulauan Togean memiliki pulau –pulau yang banyak di huni oleh hewan endemik seperti Tangkasi dan Babirusa. Pada tanggal 11 September 2003 silam, Menteri Kebudayaan dan Pariwisata RI turut menobatkan Kepulauan Togean sebagai kawasan Ekowisata Bahari Nasional. Lalu lokasi apa saja yang sebaiknya anda kunjungi saat berada di Kepulauan Togean? Berikut Ulasannya!

Pulau Batu Daka

Pulau ini terletak di bagian selatan Kepulauan Togean yang memiliki arti sebagai “Batu Besar”. Pulau ini banyak di huni oleh mayoritas Suku Bajo dan merupakan salah satu pulau yang terbesar dan paling mudah di jangkau dari kabupaten.

Tanjung Keramat

Tanjung Keramat secara administratif masuk dalam wilayah Desa Kondongan, Kecamatan Walea Besar. Objek wisata ini memiliki terumbu karang yang sangat bagus dan beragam dari jenis ikan karang. Tanjung Keramat merupakan salah satu spot terbaik di Kepulauan Togean untuk atraksi snorkeling dan diving.

Pulau Kabalutan  

Wisatawan yang mengunjungi pulau Kabalutan dapat melihat langsung cara penangkapan ikan secara tradisional yang dilakukan oleh masyarakat Suku Bajo seperti penangkapan ikan dengan cara “Bapongka” dan “Baambai”. Selain itu, di pulau ini para wisatawan dapat menikmati kesenian tradisional serta dapat membeli kerajinan tangan yang di buat oleh masyarakat adat bajo dari bahan-bahan alam seperti tikar, topi, kalung dan berbagai jenis kerajinan tangan lainnya yang dapat dijadikan buah tangan. 

Pulau Taipi

Objek wisata ini terbentuk dari gugusan pulau karang yang secara administrasi berada di wilayah Desa Tobil, Kecamatan Una-Una. Wisatawan yang berkunjung ke Pulau ini dapat menikmati keindahan bawah laut dengan melakukan snorkeling dan diving.

Pulau Kadidiri

Pulau ini adalah lokasi dan objek wisata yang sangat popular di kepulauan Togean. Pulau ini berbentuk dari gugusan Pulau Karang dengan pasir putih yang bersih serta air laut yang jernih serta hijau tosca. Selain itu, di sepanjang pulau terhampar terumbu karang dengan tubir yang indah dan sangat cocok pula untuk snorkeling dan diving. 

Pulau Papan

Di pulau ini pengunjung dapat menemukan sebuah jembatan panjang sekitar satu kilometer yang menghubungkan Pulau Papan dengan Pulau Malenge yang menjadi pusat kelurahan dari wilayah setempat. Di tengah desa di Pulau Papan terdapat satu tempat yang dinamai Puncak Batu Karang. Puncak ini biasa di jadikan tempat para anak-anak Suku Bajo untuk sekedar bermain bersama wisatawan. Dari atas puncak ini, pengunjung dapat melihat keseluruhan panjang jembatan dan juga pemandangan laut di sekitar Pulau Papan. Keramahan suku Bajo merupakan hal lain yang dapat di jumpai dan menjadi kenangan baik dari pulau ini.

Selain beberapa spot tersebut, Kepulauan Togean memiliki spot wisata lain seperti Jembatan Bakau dengan panjang +- 500 M yang di bangun di area hutan bakau sehingga memudahkan para wisatawan untuk mengamati flora dan fauna dan mengeksplor hutan mangrove di sekitar jembatan. Apabila wisatawan ingin mengunjungi area ini disarankan untuk melalui Desa Katupat kemudian berlanjut ke Desa Lembanato dan Pulau Pangempa (biasanya di sebut juga Pulau Bolilanga) denga waktu tempuh sekitar +-20 Menit. Selain itu, pengunjung dapat pula mencoba untuk mengunjungi Pulau Taupan yang terbentuk dari gugusan batu karang dan di kelilingi pasir putih yang indah yang terletak di Wilayah Desa Kulingkinari, Kecamatan Una Una, Kepulauan Togean.

HOW TO COME HERE

Perjalanan dari Kota Palu menuju Ampana memakan waktu sekitar 8 jam melalui perjalanan darat. Anda pun akan menemukan cukup banyak homestay atau guest house untuk beristirahat sebentar saat sampai di Ampana. Dari Ampana, kapal feri menuju Wakai sebagai kota terbesar di Kepulauan Togean tersedia setiap hari pukul 09:00, namun dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kondisi cuaca. Perjalanan dari Ampana ke Wakai sekitar empat jam dan sesampainya di Wakai, untuk menuju Kadidiri, Katupat, Malenge, atau Una-Una dapat menyewa kapal tradisional yang disebut jarangka atau katinting yang banyak ditawarkan oleh penduduk setempat di pelabuhan. Untuk menuju Togean, akses dari Ampana adalah yang tercepat.

Penulis: Arba Arief (Travel Blogger & Tour Guide Sulawesi Tengah)
Source of Picts : @togeanjourney

Leave your comments

Comments

We use cookies to improve our website and your experience when using it. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. To find out more about the cookies we use and how to delete them, see our privacy policy. By clicking "Agree" button, you accept cookies from this site and you give permission to use your personal data within the EU's General Data Protection Regulation (GDPR) To find out more about the cookies we use and how to delete them, see our privacy policy.

  I accept cookies from this site.
EU Cookie Directive plugin by www.channeldigital.co.uk