Loading color scheme

Air Luncur Saluopa di Wera, Danau Poso
Dilihat: 1891

Masuk jauh kedalam hutan sulawesi, di tempuh dalam waktu 30 menit dari kota Wisata tentena kabupaten poso. Satu-satunya air terjun tercantik di pulau sulawesi. Melihatnya seperti membayangkan juntaian gaun pengantin dengan kilauan butiran-butiran swarovski.

Air terjun yang hampir tidak pernah keruh ini mengalir dari hulu puncak gunung tangkumbolonci ke hilir sampai ke Danau Tektonik Poso atau sebut saja Danau Poso. Setiap tingkap-tingkap air terjun memiliki kolam-kolam alami dengan kedalaman 2-3 meter. Gunung tangkumolonci sendiri adalah salah satu gunung dengan jalur trecking yang sangat menantang menjadi favorit siswa pencinta alam di kota tentena.

Ramai dikunjungi wisatawan asing yang ingin meneliti burung ataupun ingin  menikmati cantiknya wera saluopa, tempat ini pun tak jarang menjadi tempat Ibadah di alam terbuka oleh masyarakat kabupaten Poso.

Di buka untuk umum dengan membayar biaya masuk dan parkir untuk kendaraan roda dua dan roda empat, kawasan ini dilengkapi  Penginapan dengan harga sangat terjangkau. Berjalan kaki sejauh hampir 1000meter menuju air terjun terdapat beberapa warung makan menyajikan menu makanan khas tentena. 
Harga makananya pun cukup terjangkau. Baik itu untuk sendiri ataupun dalam jumlah group.

Bagi teman-teman backpacker yang ingin menikmati sensasi camping, lokasi ini cukup aman untuk mendirikan tenda. Beberapa tempat landai di pinggiran air terjun sudah sering menjadi tempat camping. Hamockan sudah pasti menyenagkan dengan panorama air terjun dan deru air mengalir.

Tak jarang juga pengunjung mencoba berjalan menaiki tingkap-tingkap air terjun menembus derasnya aliran air tanpa mengikuti jalur anak tangga yang sudah disediakan. Tips untuk bisa melakukan hal serupa adalah berjalanlah pada bagian dengan aliran air yang deras dengan langkah yang kokoh. Karena bahian yang tidak dialiri air justru adalah tempat yang sangat licin dan berbahaya.

Kawasan ini semakin ramai dan menjadi salah satu fokus pengembangan pariwisata di Kabupaten Poso. Beberapa lapak untuk berjualan souvenir atauole-ole khas daerah ini pun sudah tersedia sekalipun belum terlihat setiap hari penjual membuka lapaknya. Alternatif buka pada saat akhir pekan menjadi pilihan terbaik. (Susanna Dorothea)

Leave your comments

Comments

We use cookies to improve our website and your experience when using it. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. To find out more about the cookies we use and how to delete them, see our privacy policy. By clicking "Agree" button, you accept cookies from this site and you give permission to use your personal data within the EU's General Data Protection Regulation (GDPR) To find out more about the cookies we use and how to delete them, see our privacy policy.

  I accept cookies from this site.
EU Cookie Directive plugin by www.channeldigital.co.uk