Loading color scheme

Gedung Juang, Saksi Bisu Kemerdekaan Di Tanah Kaili - Palu
Dilihat: 3526

Gedung Juang tak jarang luput dari pandangan orang yang melintas. Usia gedung yang telah melewati banyak kisah membuatnya tak lagi perkasa seperti di zaman penjajahan Belanda.

Gedung Juang menjadi saksi bisu perjalanan sejarah di Tanah Kaili. Ditempat inilah para Kolonial Belanda memutuskan,

...merundingkan, menjajah, dan kemudian memberikan kembali kemerdekaan kepada masyarakat Sulawesi Tengah.

Gedung Juang dibangun untuk pertama kalinya pada bulan November tahun 1905 yang sejak dibangun telah digunakan sebagai Gedung Gezaghebber atau Kantor Pengawas Sub Wilayah (Contoleur onder Afdelling) pejabat Pemerintah. Momen bersejarah dari Gedung ini adalah ketika dilakukan serah terima kedaulatan dari Belanda kepada rakyat Sulteng pada tanggal 16 Mei 1950.

Keistimewaan Gedung Juang ini terletak pada aritekstur bangunannya yang khas. Jendela yang besar serta pintu dan tata ruang yang bergaya khas Belanda semakin membuat Gedung Juang terlihat unik dan istimewa. Hanya saja hingga saat ini masih banyak masyarakat yang belum mengetahui lebih lanjut tentang nilai historis dari Gedung Juang yang berlokasi di Jalan Cempaka (dekat jalan Monginsidi dan Gatot Subroto) Kota Palu. Gedung Juang yang masih belum terbuka untuk umum membuat tempat ini cukup sepi pengunjung dan digunakan oleh instansi pemerintah setempat.

Didalam Gedung Juang juga akan dengan mudah kita jumpai foto-foto kolonial belanda yang dulunya menghuni tempat ini serta gambaran Kota Palu ditahun 1930an. Kursi, Lemari dan barang-barang peninggalan belanda lainnya juga masih disimpan dengan rapih sehingga pengunjung masih dapat melihat ukiran sejarah yang terdapat di gedung yang telah beralih fungsi sebagai kantor pemerintahan ini.

Fasilitas yang ada di Kota Palu seperti Hotel, Rumah Makan, Sekolah dan Pertokoan Hasanuddin juga cukup dekat dari Gedung Juang. Selain itu juga, terdapat Ruang Terbuka Hijau yang berlokasi tepat didepan Gedung Juang yang sering dijadikan Komunitas-komunitas Kota Palu untuk berkumpul dan berdiskusi. Taman yang ada di depannya dipercaya menjadi taman pertama yang dibuat di Kota Palu sepanjang sejarah. Kisah yang melekat di Gedung Juang menunjukan sebuah perjalanan kemerdekaan yang penting untuk diketahui oleh masyarakat Sulawesi Tengah khususnya Kota Palu agar semakin mengingatkan kita akan indahnya sebuah kemerdekaan.

Penulis: Arba Arief (Travel Blogger & Tour Guide Sulawesi Tengah)

Leave your comments

Comments

We use cookies to improve our website and your experience when using it. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. To find out more about the cookies we use and how to delete them, see our privacy policy. By clicking "Agree" button, you accept cookies from this site and you give permission to use your personal data within the EU's General Data Protection Regulation (GDPR) To find out more about the cookies we use and how to delete them, see our privacy policy.

  I accept cookies from this site.
EU Cookie Directive plugin by www.channeldigital.co.uk