Loading color scheme

Pantai Teduang yang Teduh
Dilihat: 1066

Daerah Banggai Kepulauan - Sulawesi Tengah dianugerahi Tuhan dengan berbagai keindahan alam yang melimpah dan menakjubkan mata. Kabupaten yang di apit oleh dua saudaranya yaitu Kabupaten Banggai dan Banggai laut ini memiliki banyak pantai indah yang cukup banyak di kunjungi wisatawan salah satunya adalah pantai Teduang.

Pantai Teduang merupakan salah satu pantai di Banggai Kepulauan dengan kondisi air laut yang cukup tenang (normal tak berangin) karena letaknya yang berada di area Teluk Pulau Peling sehingga membuat kondisi air menjadi tenang dan sangat jernih hingga para pengunjung dapat melihat sampai ke dasar laut dengan sangat jelas dari permukaan air.

Pantai Teduang juga dikenal dengan sebutan "Pantai Cinta" karena keunikan batu karang di dasar lautnya yang berbentuk Love (hati). Karang yang berbentuk hati ini tidak terbentuk secara alami melaikan terbentuk melalui hasil kreatifitas pengelola pantai tersebut. Selain berbentuk hati, di sisi yang lain batu karang juga dibentuk seperti bunga yang keduanya saling berdampingan pada sisi dermaga yang duluanya adalah sebuah rumah.

Pantai Teduang termasuk pantai yang instagramable untuk berfoto ria sehingga pengunjung bisa mengabadikan liburan dengan latar karang love atau bunga yang terlihat jelas dibalik air laut yang jernih. Jika pengunjung ingin berenang atau hanya sekedar berendam menikmati pantai ini jangan lupa membawa floatis atau airbed untuk dijadikan sebagai pelampung dan menambah properti kedalam fotomu.

Fasilitas di sekitar Pantai Teduang masih cukup minim sehingga yang tersedia masih cukup terbatas seperti Toilet, ruang bilas dan ganti, jajanan dan warung makan yang terletak cukup jauh dari pantai ini. Sehingga pastikan anda membawa bekal/konsumsi sendiri jika ingin berlama-lama di pantai ini. Sangat disarankan juga untuk anda untuk berkunjung ke Pantai Teduang pada pagi hari ketika ombak laut dalam kondisi tenang sempurna.

Letak Pantai Teduang terbilang cukup dekat dengan kota Salakan, pengunjung bisa menemumpuhnya dengan waktu kurang lebih 15 menit dari pelabuhan salakan. Jika telah tiba di tempat ini, jangan sampai meninggalkan sampah di pantai ini sehingga pengunjung lainnya dapat menikmati tempat ini tanpa sampah plastik yang berserakan. (Suzanna Dorothea)

Editor ; Arba Arief (Travel Blogger & Tour Guide Sulawesi Tengah)

Leave your comments

Comments

We use cookies to improve our website and your experience when using it. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. To find out more about the cookies we use and how to delete them, see our privacy policy. By clicking "Agree" button, you accept cookies from this site and you give permission to use your personal data within the EU's General Data Protection Regulation (GDPR) To find out more about the cookies we use and how to delete them, see our privacy policy.

  I accept cookies from this site.
EU Cookie Directive plugin by www.channeldigital.co.uk